Ring ring

Desa Kirigakure

Sementara Genin lainnya diberikan misi ranking D, Naruto malah tertarik untuk melakukan misi yang lebih menantang, maka Hokage Ketiga pun memberikan misi ranking C yaitu melindungi Tazuna, seorang ahli pembangun jembatan, ke desa Kirigakure. Dalam perjalanan mereka diserang oleh 2 Chuunin yang seharusnya tidak dapat dikategorikan ke misi tingkat C. Naruto pun diselamatkan oleh Sasuke yang membuat Naruto merasa kesal. Setelah pertarungan, Naruto pun berjanji dia akan menyelesaikan misi sambil menusuk tangannya yang sebelumnya terkena racun oleh kedua Chuunin itu.

Kakashi kemudian mengambil kesimpulan, seharusnya misi ini adalah misi ranking A yang tidak sesuai dengan level tim 7. Namun, didorong oleh rasa keadilan, Kakashi dan kawan-kawan tetap melanjutkan misi ini dan bertekad menolong Tazuna. Di tengah perjalanan, lagi-lagi mereka dihalau oleh Ninja. Kali ini, mereka dihalau ninja pemburu yang di juluki iblis Kirigakure, Zabuza. Beruntung, Kakashi dapat mengahalau dan mengusir Zabuza walaupun ia sendiri mengalami cedera yang cukup parah.

Kakashi kemudian memberi mereka latihan "memanjat pohon tanpa tangan" yang berguna untuk melatih pengontrolan chakra sehingga mereka lebih siap ketika menghadapi pertempuran. Awalnya, Sasuke dan Naruto mendapatkan kesulitan untuk menyelesaikan latihan ini sementara Sakura dapat menyelesaikannya dengan mudah. Namun akhirnya keduanya dapat menyelesaikan latihan ini setelah keduanya mencoba berkali-kali tanpa henti.

Sementara itu di kediaman Zabuza, Gato datang bersama dua orang samurai pengawalnya. Ia terus menerus menghina Zabuza dengan mengatakan bahwa Zabuza adalah ninja yang lemah karena telah dikalahkan oleh Kakashi. Hal ini membuat Haku, partner Zabuza, kehilangan kesabaran sehingga ia mematahkan tangan Gato ketika Gato mencoba menyentuh Zabuza sementara kedua samurai pengawalnya terdiam setelah menyadari kekuatan Haku.

Di jembatan, teman-teman Tazuna mulai meninggalkan proyek pembangunan setelah mereka mendapat tekanan dari kelompok Gato. Keadaan Kirigakure, desa Tazuna, pun semakin parah; kemiskinan dan kejahatan merajarela, bahan makanan habis, dan penduduk kehilangan keberanian untuk melawan Gato. Setelah itu, ia bercerita tentang masa lalu kota ini dan hubungan antara Inari, cucu Tanzuna, dengan Kaiza, seorang nelayan yang mereka pernah sebut sebagai pahlawan. Dahulu, Kaiza sering mengajarkan Inari tentang pentingnya "melindungi orang yang paling berharga, walaupun harus mengorbankan nyawa", sebelum akhirnya ia di eksekusi Gato dengan tuduhan mengganggu keamanan dalam usahanya melindungi penduduk desa dari tekanan gerombolan Gato. Sejak saat itu, Inari yang tadinya ceria dan bersemangat berubah menjadi bocah pemurung dan tidak memiliki keberanian, sama seperti sebagian besar penduduk negara Kirigakure. Inari membenci semua orang yang ingin menjadi pahlawan; termasuk Naruto. Ia menganggap pahlawan hanyalah seorang bodoh yang mau mengorbankan dirinya untuk orang yang tidak dikenalnya. Naruto marah lalu pergi berlatih dan bertekad mengalahkan Gato untuk mengubah pandangan Inari.

Dalam latihannya, Naruto bertemu dengan Haku, yang tidak menggunakan baju tempurnya sehingga Naruto tidak mengenalinya. Mereka kemudian berbincang-bincang dan menyinggung masalah tentang "melindungi orang yang paling berharga." Dari perbincangan ini diketahui bahwa Haku, sama seperti Naruto, adalah orang yang terbuang dan dikucilkan sebelum akhirnya ia bertemu Zabuza. Hal ini membuat Haku menganggap Zabuza sebagai "orang yang paling berharga" sehingga ia bertekad melindungi Zabuza walaupun harus mengorbankan nyawa.

Keesokan harinya, Kakashi, Sasuke, Sakura, dan Tanzuna berangkat ke jembatan meninggalkan Naruto yang tidur terlelap akibat terlalu lelah berlatih di rumah Tanzuna bersama Inari dan ibunya. Di jembatan, mereka menemukan bahwa Zabuza telah datang dan menyerang para pekerja.

Sementara itu di rumah Tanzuna, kedua samurai pengawal Gato datang untuk menculik anak perempuan Tazuna sekaligus ibu Inari. Inari yang merasa dirinya lemah, berdiam diri dan menangis sampai akhirnya ia teringat akan kata-kata Naruto yang mengatainya sebagai anak cengeng, Inari pun bangkit dan mencoba melawan. Tentu saja Inari bukan lawan yang sebanding dengan dua orang samurai tersebut, untungnya Naruto datang menolong mereka. Dengan Tajuu Kagebunshin no Jutsunya, Naruto berhasil mengusir kedua samurai tersebut. Setelah itu, ia pergi menyusul ke jembatan dimana Kakashi, Sasuke, Sakura, dan Tazuna sedang berjuang menghadapi Zabuza.